Penulis: Kind Shella

Muara Bagi yang Patah, Hidup Hanya Menunda ke Jakarta
Rasa aman yang saya bayangkan hadir begitu tiba di Jakarta, hanyalah fatamorgana.

‘Sembojan’ Tigapagi: Satu Lagu untuk September
Tigapagi lewat lagu ‘Sembojan’, jadi pengingat bahwa di balik statistik angka kematian, ada wajah-wajah.

Aku adalah Lautan: Kumpulan Puisi Kind Shella
Kumpulan puisi ini: Burung dan Takdir, Aku adalah Lautan, dan Nyala Cinta yang Membakarku ditulis oleh Kind Shella. Seorang mahasiswa tingkat akhir yang mengidolakan orang-orang alim. O, burung yang malangDemi apa kau mesti tersungkur dalam lumpur, dadanya yang menyala tiada lagi beraroma api, apalagi sesuatu yang abadiSayapnya, kasihan, aku melihat bagian kirinya robek seperti habis…


