Penulis: Munanda Okki Saputro

  • Last Living Ceremony: Ritual Terakhir Sebelum Punah?

    Last Living Ceremony memiliki potensi untuk memulai kembali perbincangan sebagai upaya “kelahiran kembali” atas heningnya skena musik rock.

    Read more

  • Dadung Kawuk | Cerita Pendek Munanda Okki Saputro

    Suara gemuruh dari ladang membuat Darman terjaga di tengah malam. Ia berlari keluar gubuk dengan obor di tangan, hanya untuk menemukan kawanan celeng mengobrak-abrik jagung yang seharusnya dipanenya dua hari lagi. Puluhan, bahkan ratusan, hewan liar itu bergerak seperti badai, mencabut tanaman dari akar, meninggalkan jejak kehancuran di belakang mereka. Darman berteriak, mencoba mengusir mereka…

    Read more

  • Puisi Yang Mungkin Kau Baca Suatu Saat Nanti: Kumpulan Puisi Munanda Okki Saputro

    Kumpulan puisi ini: Puisi Yang Mungkin Kau Baca Suatu Saat Nanti, Hari Ke-514, dan Menjadi Saksi ditulis oleh Munanda Okki Saputro. Mahasiswa Sosiologi di Universitas Sebelas Maret Surakarta. Bergiat dalam kelompok pertunjukan “Monolog Pejalan” yang berbasis di Kota Solo. Tak mungkin terus terang kuucapkan kata “rindu” kepadamuTak mungkin lagi tatap matamu dan mataku bertemu Maka ijinkan kupeluk lagi hari-hari…

    Read more

  • Puisi untuk Ayah dan Ibu: Kumpulan Puisi Munanda Okki Saputro

    Kumpulan puisi ini: Puisi untuk Ayah dan Ibu, Menuju Pulang, dan Ramadan Tahun Ini ditulis oleh Munanda Okki Saputro. Mahasiswa Sosiologi di Universitas Sebelas Maret Surakarta. Bergiat dalam kelompok pertunjukan “Monolog Pejalan” yang berbasis di Kota Solo. Sebelum pulang, kutuliskan puisiTepat di bibir pintu kosan yang seringkali telat ku bayarKata pertama adalah rinduKu kemasi barang dan beranjak membelakangi kamar…

    Read more

  • Despotisme Baru: Tantangan Terhadap Kualitas Demokrasi Indonesia

    Dinasti politik semakin memperkuat kendali partai politik atas sumber daya, lalu mengekang ruang demokrasi. Maka, penting untuk mencermati dampak despotisme baru terhadap kualitas demokrasi di Indonesia.

    Read more