Penulis: R. Braja Restu

Para Perasuk (2026): Rasuk, Rakus, Rusak, Kuras, dan Rasuk
Pesta sambetan, perasuk, pelamun, roh, tidak lagi jadi sarana, melainkan berhala. Film ‘Para Perasuk’ tidak datang dengan intensi menggurui.

Setelah Membaca Sajak Sapardi Djoko Damono 1972-1973: Kumpulan Puisi R. Braja Restu
Kumpulan puisi ini adalah puisi-puisi yang ditulis oleh R. Braja Restu setelah membaca sajak-sajak penyair Sapardi Djoko Damono tahun 1972-1973. Penulis aktif di Pondok Buku PALem dan pernah menulis buku puisi Cincin Gunung & Piring Matahari (2024). akan kucegah, akan kutahan dengan cemburu-amarahseandainya aku seterumu yang menggerutu melihat penamu menari bergerak kian-kemari di atas kertas…

Tujuh Perhentian di Kamar Kosan: Kumpulan Puisi R. Braja Restu
Kumpulan puisi ini adalah syair-syair tentang tujuh perhentian di kamar kos yang ditulis oleh R. Braja Restu. Penulis aktif di Pondok Buku PALem dan pernah menulis buku puisi Cincin Gunung & Piring Matahari (2024). Yang pertama adalah membersihkan nuraniJubah-jubah perang adalah jatidiri: kaos-kaos oblong yang mulai pudar ronanya dimutilasiLengan-lengan gagah dikebiri, dijadikan keset kaki, batas…


