Seniman berbasis di Yogyakarta, Indonesia. Film-filmnya antara lain 'Jakarta Unfair' (2016), 'Into the Dark' (2018), dan 'Rangsot Ita' (2025). Selain perfilman, ia memproduksi konten kritis di TikTok melalui akun @ngomendotcom, memberikan komentar mengenai seni dan dunia seni. Ia juga merupakan bagian dari Situationist Under-Record, inisiatif seniman yang mengeksplorasi field recording untuk menyoroti estetika kehidupan sehari-hari | @klmrm
Penulis dan tenaga luwes. Bergerak di kolektif pertunjukan Karangdunyo | @anjardiann
Didin Emfahrudin adalah penulis muda Indonesia. Ia telah mengarang buku kumpulan syair "Teruntuk Para Pembeda" (Guepedia, 2019) dan novel online berjudul "Romantisme Pergerakan" (KWIKKU,2020). Ia dapat dihubungi lewat email: didin.emfahrudin@gmail.com, Ig: @didin.emfahrudin dan FB: Didin Emfahrudin.
Kpopers Alice only, tapi senang berteman dengan multi-fandom. @tdinda17
Senang menonton drama Korea dan sedang menabung untuk ke sana. | triadamarastuti@gmail.com
Seorang mahasiswa di Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya.
Mahasiswi rantau yang selalu rindu rumah. Hobi menulis dan membaca. Cita-cita dosen dan juga penulis. | @dwiiara