Terjangkit Desas-Desus

@ismaadaily

“Ada satu syarat lagi supaya ramuan obat ini menjadi mustajab mandraguna.” “Apa itu? Saya pasti sanggup memenuhi syaratnya.” “Ambil sehelai rambut orang yang baru meninggal dan campurkan ke ramuan ini.” “Tapi, di mana saya bisa mendapatkannya?” “Jangan kebanyakan tapi. Ingat, gali kuburannya dengan tangan kosong!” Bulan mati di atas kuburan. Ia mengapit senter di lengan … Read moreTerjangkit Desas-Desus

Membenci Televisi

Sama seperti pemuda-pemudi seumurannya, Jati tidak punya pilihan. Walaupun penghujung bulan menjadi salah satu waktu yang ditunggu-tunggu, kesempatan untuk rehat dari segala sesak tuntutan masyarakat dan terutama keluarga, ia ogah untuk pulang. Tenang saja, kondisinya cukup stabil. Seorang mahasiswa dengan keadaan ekonomi yang serba pas, ia memiliki keseharian yang cukup dan patut disyukuri mengingat ia … Read moreMembenci Televisi

Sambat Bapak

Sore itu bersama Bapak, Bapak tampak lebih muda dari biasanya, Ia terkekeh dan melempar pandang ke langit-langit sore itu. Namun masih saja, aku melamunkan ini-itu dan mantra-mantra profanatik tak berpijak pada tanah, angan-angan tinggi akan keindahan-keindahan semu di dunia ini. Pada akhirnya menyerah dan mengeluh pada sebuah frasa “tidak adil”. Inilah lamunan yang terbuyarkan pesannya … Read moreSambat Bapak

Negeri Sailun Salimbai

Desa Muaro Jambi, Januari 2013 “Kalau beruang salju hidupnya di kutub utara, kalau jerapah tinggalnya di padang rumput Afrika, kalau kanguru di Benua Australia. Tempat tinggal hewan-hewan itu yang kita sebut sebagai habitat, ngerti dak bebudak?” Najmi termenung dan melihat bosan guru pelajaran IPA yang nampak kesal karena telah berulang kali menjelaskan hal yang sama … Read moreNegeri Sailun Salimbai

Momentum

*Aku* Namaku Setyo. Aku bekerja sebagai operator gantry crane atau yang biasa disebut sebagai Goliath. Raksasa baja berwarna kuning hitam yang menjulang tinggi dengan dua portal kokoh dan beroda ganda. Roda-rodanya bergerak mengikuti alur rel-rel panjang lurus sepanjang jalur dermaga peti kemas ini. Satu hoist dengan motor besar yang bergantung pada lengan ganda girder crane … Read moreMomentum

Corona Bukan Peninggalan Nenek Moyang

Di kampungku masih sangat akrab dengan segala hal yang berkaitan dengan peninggalan nenek moyang, apapun semuanya berkaitan dengan pantang larang dan makhluk akstral. Tak bisa di pungkiri daerahku juga disegani oleh warga-warga lain, banyak cerita yang harusnya hanya terjadi di imajinasi namun menjadi realiti, sebab kisah tentang orang bunian menikah dengan warga kampung, warga kampung … Read moreCorona Bukan Peninggalan Nenek Moyang

Mimpi itu Berinisial “K”

Lagi-lagi Sekar mendapatkan dirinya terpejam di tengah ceramah Bu Nunik, guru bahasa Indonesia-nya yang kerap berceloteh dengan nuansa bak pengkhotbah Jumatan di masjid sekolahnya. Walaupun Bu Ninik seorang guru bahasa Indonesia, baginya pesan keagamaan penting untuk selalu disampaikan, biar murid-muridnya selalu ingat Tuhan dan tidak menyeleweng menurutnya. Ia nyalakan ponsel warisan kakaknya diam-diam di laci … Read moreMimpi itu Berinisial “K”

Sipele Begu

Air dan sampan menari-nari mengikuti arahan dayung yang digenggam Sari. Gelombang danau Toba turut mengombang-ambingkan jiwa Sari yang sudah hanyut lebih dulu. Matanya kosong padahal pikirannya penuh dan hampir tumpah dari kepalanya. Baik dan buruk sudah membias. Semua benar pada sudutnya masing-masing. Walaupun begitu Sari harus tetap memilih. Dalam hati Sari selalu bertanya-tanya. Haruskah aku … Read moreSipele Begu

Kalimaya

“Keindahan ada pada kenangan, bukan keseragamannya.” Jalanan sepi pada sore hari ini. Padahal di tempat ini biasanya terhiasi banyak orang berjalan dengan tujuan yang berbeda-beda. Kota yang sangat terkenang karena tiap gemerlap lampu menerangi pikiran orang yang selalu ingin kembali ke tempat ini. Banyak orang tidak menyadari satu tempat yang memiliki suatu barisan yang sangat … Read moreKalimaya