Membenci Televisi

Sama seperti pemuda-pemudi seumurannya, Jati tidak punya pilihan. Walaupun penghujung bulan menjadi salah satu waktu yang ditunggu-tunggu, kesempatan untuk rehat dari segala sesak tuntutan masyarakat dan terutama keluarga, ia ogah untuk pulang. Tenang saja, kondisinya cukup stabil. Seorang mahasiswa dengan keadaan ekonomi yang serba pas, ia memiliki keseharian yang cukup dan patut disyukuri mengingat ia … Read moreMembenci Televisi

Mimpi itu Berinisial “K”

Lagi-lagi Sekar mendapatkan dirinya terpejam di tengah ceramah Bu Nunik, guru bahasa Indonesia-nya yang kerap berceloteh dengan nuansa bak pengkhotbah Jumatan di masjid sekolahnya. Walaupun Bu Ninik seorang guru bahasa Indonesia, baginya pesan keagamaan penting untuk selalu disampaikan, biar murid-muridnya selalu ingat Tuhan dan tidak menyeleweng menurutnya. Ia nyalakan ponsel warisan kakaknya diam-diam di laci … Read moreMimpi itu Berinisial “K”