Pemuda kelahiran Gresik yang mukim di Yogyakarta. Nyantri di Sanggar Teater Eska dan sedang belajar berjalan bersama Ruang Makmal | @khuluqnwa
Lahir dan besar di Ponorogo, kini memilih Yogyakarta untuk merawat hidup. Seorang mahasiswa tingkat akhir yang mengidolakan orang-orang alim. Untuk mengisi hari-hari yang kosong, sedang menempuh magang kerja di salah satu penerbit buku. | @Kindshella
Proyek sederhana yang menyoroti persoalan-persoalan yang dihadapi oleh para pemulung TPST Piyungan, khususnya dalam konteks pandemi, dan strategi mereka dalam menghadapinya.
Berbasis di Yogyakarta, bergiat dalam produksi pengetahuan alternatif yang lintas disiplin. Diinisiasi sejak 2019, Arungkala hingga kini masih berupaya membongkar batas-batas antara produksi pengetahuan dan isu isu kewargaan. Dalam beberapa inisiasi terbaru, kami merancang dan melakukan produksi pengetahuan berbasis publik | @kolektifarungkala
Sehari-hari tinggal di Yogyakarta bersama beberapa kucing dan satu ekor ikan nila merah. Bisa dihubungi melalui krisnawanwisnu.adi@gmail.com | @chrisnawanwisnu
Lebih sering dipanggil dengan nama Divin. Guru SD yang rajin membaca manga dan menonton anime. Beberapa karya yang telah dipublikasi antara lain, Melarung Sesaji Pilu, Kota yang Menggigil (puisi), Elegi Secangkir Jamu, dan Sebentar Lagi Pagi (cerpen). Masih mondar-mandir Kutoarjo-Jogja untuk menyelesaikan studi di Universitas Sanata Dharma Yogyakarta.
Penyendiri yang gemar menghilang. @rahmakusuma96
Anak Cimahi, suka buku dan film, menaruh atensi pada psikologi dan broadcasting.