Tag: Yogyakarta

Antara Panggung Meriah dan Ruang yang Tak Terlihat di Cherrypop 2025
Langkah selanjutnya, Cherrypop mungkin perlu memastikan ulang ruang yang dapat diakses oleh berbagai macam tubuh dan cara bergerak.

Melihat Nafas Ekonomi Musik-Musikan dalam Cherrypop 2025
Cherrypop 2025 adalah perputaran ekonomi kreatif yang lahir dari kebutuhan estetika.

‘Sampai Jadi Debu’ Banda Neira di Gelanggang Musik Cherrypop 2025
Ketika Banda Neira memainkan lagu “Sampai Jadi Debu”, panggung Cherrypop 2025 seolah berubah menjadi ruang yang sunyi dan sakral.

Catatan Kecil Hari Pertama Cherrypop 2025
Dari The Cottons hingga Negatifa, sebuah catatan kecil merayakan ‘Cherrypop 2025’ hari pertama.

Cherrypop 2025 ‘Gelanggang Musik’: Ini Gelanggang Pop Kalcer!
Tema “Gelanggang Musik” jadi cara Cherrypop 2025 berbagai ekosistem kreatif melalui musik.

‘Ruang, Ingatan, dan Layar’ Garin Nugroho: Memoar Luka dan Monumen Ingatan
Pameran arsip “Ruang, Ingatan, dan Layar”, mewakili bentangan arsip Garin Nugroho yang mengendap dalam ingatan dan abadi dalam layar perak.

Dentuman, Tekstur, dan Energi dalam JNB Fest 2025
Bagi pendengar, penonton, dan penyimak yang datang ke acara JNB Fest, terimalah fakta bahwa ada jenis musik yang namanya Noise dan itu memang bising tiada rupa.

Membaca ‘Hindia Molek’ karya Pangestumu: Karya Ini Tidak akan Menyelamatkan Sawahmu!
Melihat karya “Hindia Molek” terasa menyenangkan, seperti menampilkan dilema paling politis dari seni yang sadar diri dan ironis.

Dari Tribun Jadi Gerakan Jurnalisme Akar Rumput Zine Sepak Bola di Yogyakarta
Yang menarik, praktik zine sepak bola ini tumbuh dari obrolan di warung kopi, dari keresahan yang sama-sama dirasakan, dan dari semangat untuk mencatat sejarah sepak bola dari pinggir.

EP ‘Hyacinth’: Repertoar Ketidakbahagiaan yang Menenangkan dari Noire
Mendengarkan EP “Hyacinth (Prologue To Three Stages Of Unhappiness At The Remains And…)” seperti melamun dengan tatapan kosong tanpa memikirkan apapun.

Nyanyian Perlawanan dan Solidaritas Viva City untuk Sukatani
Membawa spirit solidaritas untuk Sukatani, Viva City kritik polisi di atas panggung “Tulang Panggung” 2025.











