Penulis: Nymphea

  • dari ujung laras di bibirmu: Kumpulan Puisi Tsaqifah Zeiliana Ardifta

    Kumpulan puisi ini: dari ujung laras di bibirmu, Seandainya Aku Bisa Mengerti, dan Angkara, ditulis oleh Tsaqifah Zeiliana Ardifta. Batang, 16 Maret 2025 di antara kebrengsekandemi kebrengsekan yang dilakukan oleh negara,aku masih saja memikirkanmu. tak lagi kupedulikan kemungkinanhidup dan matiku di tangan aparat,atau ke mana arah revolveryang sewaktu-waktu bisa menembus dadaku. sebab aku sudah terlebih dahulu berdiri, dan…

    Read more

  • semoga langitmu tidaklah mendung kali ini: Kumpulan Puisi Tsaqifah Zeiliana Ardifta

    Kumpulan puisi ini: merayakan lara, selatan, dan semoga langitmu tidaklah mendung kali ini, ditulis oleh Zeiliana Ardifta. Seorang yang suka menulis racauan isi kepala. Mahasiswi fakultas hukum UNSOED dan aktif di Teater Timbang. 9 Mei 2023 terima kasih karena sudah berkenan untuk datangdan menerima beberapa jamuan,dari undangan yang ku kabarkan kemarin;aku mengundangmu ke dalam sebuah perayaan akbar satu…

    Read more

  • Pandora: Kumpulan Puisi Tsaqifah Zeiliana Ardifta

    Kumpulan Puisi ini berjudul “Pandora”, menceritakan tentang seseorang yang menyesal pernah menyakiti dan masih menanti kekasihnya buat kembali — yang entah kapan itu pun belum pasti. Selain Pandora, juga ada dua puisi lain yaitu Ber(ter)iak dan Lentera Putih. PANDORA 13 September 2022 Beberapa malam ini aku menggigil kedinginan, Seisi kota diguyur hujan dan kesedihan Purwokerto…

    Read more

  • Jangan Menangis di Pusaraku; Kumpulan Puisi Zeiliana Ardifta

    Kumpulan puisi ini; Satu Petak Tiga Babak, Jangan Menangis di Pusaraku, dan Angan, ditulis oleh Zeiliana Ardifta (Jeje). Suka menulis racauan isi kepala, apalagi pada jam-jam rawan. Mahasiswi fakultas hukum UNSOED dan aktif di Teater Timbang. Satu Petak Tiga Babak 14 Februari 2022 (1) Hujan mengguyur Minggu sore yang biasa-biasa saja, petir menyambar ranting daun…

    Read more

  • Egosentris Apatisria; Kumpulan Puisi Zeiliana Ardifta

    Kumpulan puisi ini; Egosentris Apatisria, 482 KM, dan Winardinata, ditulis oleh Zeiliana Ardifta (Jeje). Suka menulis racauan isi kepala, apalagi pada jam-jam rawan. Mahasiswi fakultas hukum UNSOED dan aktif di Teater Timbang. Egosentris Apatisria 4 Agustus 2021 nona dan tuan-tuan semuanya, hari ini kami akan berdeklarasi tentang berikatnya sepasang muda dan mudi. yang bergaun klasik,…

    Read more

  • Memori Sebatang Surya; Kumpulan Puisi Zeiliana Ardifta

    Kumpulan puisi ini; Memori Sebatang Surya, Untaian Jarak, dan Moksa, ditulis oleh Zeiliana Ardifta (Jeje). Suka menulis racauan isi kepala, apalagi pada jam-jam rawan. Mahasiswi fakultas hukum UNSOED dan aktif di Teater Timbang. MEMORI SEBATANG SURYA 27 April 2021 diasingkan, meringkuk tak berkawan; di dalam lorong kehidupan tanpa ditemani setitikpun cahaya. tertunduk, melamun, kacau, dan…

    Read more