Browsing Category
ULASAN
156 posts
Berisikan ulasan maupun reflektif terhadap karya budaya—buku, musik, film, pertunjukan, atau fenomena estetik lain.
Manifesto Kejujuran Holden Caulfield: “The Catcher in the Rye” Sebagai Kritik Sosial dan Budaya Modern
Dalam novel "The Catcher in the Rye", Holden Caulfield mengajarkan bagaimana seharusnya manusia berlaku sewajarnya sebagai manusia yang jujur.
Teater Manekin: Ketika Tubuh-Tubuh Bebas itu Mati di Ruang Rias
Lakon "Ruang Rias" Teater Manekin dapat dimaknai sebagai potret suram citra diri kita serupa manekin-manekin cantik yang diam.
Tiga Babak Kehidupan Dewasa dalam ‘Dekap Lekap’ Niskala
Barangkali saya dapat mengumpat untuk sebuah keindahan, maka karya bertajuk “Dekap Lekap” garapan Niskala akan saya sebut sebagai ‘bajingan’.
‘Sembojan’ Tigapagi: Satu Lagu untuk September
Tigapagi lewat lagu 'Sembojan', jadi pengingat bahwa di balik statistik angka kematian, ada wajah-wajah.
EP ‘Angkat dan Rayakan’ Ananda Badudu: Walau Terjal, Hidup Harus Tetap Dilanjutkan
Merayakan, dalam album "Angkat dan Rayakan" Ananda Badudu, tidak selalu dengan pesta meriah yang gemerlap, melainkan tetap melanjutkan hidup pun adalah perayaan.
Mencari Tawa di Tengah Reruntuhan: ‘That Time, Again’ dan Kegelisahan Generasi Kini
Eksperimen minimalis Merpati Performance Laboratory pada pertunjukan "That Time, Again" yang intens dan personal.
Peringatan dari Vortex of Hatred, “Negara sedang Gawat!”
Peluncuran album "Galat" Vortex of Hatred bukan sekadar konser metal, tetapi pertemuan, pemahaman, dan keberanian menatap sisi gelap.
Wafaq, ‘Liberation Corpse’, dan ‘Reconciliation Philanthropy’: Two State Solution Hanyalah Omong Kosong!
Jika batu dan molotov telah dilemparkan, syair sudah dilantunkan, keffiyeh telah dikenakan, apakah kisah yang dirangkai Wafaq tentang gerakan rakyat Palestina dapat menjadi cambukan bagi zionis?
Teater Sebagai Anti-Komando | Membaca Pertunjukan ‘Curriculum Vitae 2000’ Roka Teater
Pertunjukan "Curriculum Vitae 2000" Roka Teater membingkai peristiwa-peristiwa kelam dan berdarah yang sering absen dari narasi sejarah resmi Indonesia.
Dressed Like an Ocean Ajak Pendengar Mencari Makna dalam Samudera Emosi
Saat pertama kali mendengarkan Dressed Like an Ocean album "…A Winged Coda from My Leeching Arms", saya langsung tertuju pada lirik-lirik yang disusun dengan pendekatan 'poem story'.
‘Ruang, Ingatan, dan Layar’ Garin Nugroho: Memoar Luka dan Monumen Ingatan
Pameran arsip "Ruang, Ingatan, dan Layar", mewakili bentangan arsip Garin Nugroho yang mengendap dalam ingatan dan abadi dalam layar perak.
Brain Motel: Lagu Psikedelik KRONG yang Menghilang dari Dunia Nyata
KRONG, dalam dunia “Brain Motel”, keajaiban tidak datang dengan penuh keutuhan, tapi tampil dalam bentuk yang ganjil dan setengah jalan.