
Pameran Poster Propaganda Visual ‘Habis Gelap Terbitlah Gelap’: Lupakan Etika, Tugas Seni adalah Menciptakan Ketakutan bagi Penguasa
Poster propaganda dalam pameran ini adalah estetika resistensi yang tumbuh dari partisipasi banyak tangan, suara, dan gagasan.

Buku ‘Kisah Masa Kecil Ibuku’: Preservasi Ingatan tentang Kunang-Kunang di Tengah Cahaya Artifisial
Lewat buku anak seperti “Kisah Masa Kecil Ibuku”, kita diajak untuk merawat memori tentang kunang-kunang dalam dunia yang semakin terang oleh cahaya…

Berjalan di Pundak Harapan: Kumpulan Puisi Arie Riandry Ardiansyah
Kumpulan puisi ini: Menelan Sunyi, Berjalan di Pundak Harapan, dan Melihat Matahari dari Ufuk yang Sunyi. Ditulis oleh Arie Riandry Ardiansyah, seorang…

Album ‘Membabi Buta’ B.O.A.R: Umpatan Vulgar Atas Karut-marut Negara
Lewat gelegar riff yang menghentak, memburu, dan menyayat di album ‘Membabi Buta’, B.O.A.R menyatakan sikap: menolak untuk dijinakkan.

Dari Nitisemito hingga Pramoedya Ananta Toer: Membaca Sejarah dan Budaya Kretek di Kudus
Pramoedya Ananta Toer, sastrawan besar yang membaca dan mencatat sejarah-budaya industri rokok kretek di Kudus, Jawa Tengah.

Membayangkan Pasca-Mooi Indie dari Karya Theresia Agustina Sitompul dan Pidi Baiq
Mooi Indie lahir sebagai produk politik pariwisata kerajaan Belanda. Lalu bagaimana kehadiran Pasca-Mooi Indie di era sekarang?

Jejak di Aspal: Kumpulan Puisi Puspita Bahari
Kumpulan puisi ini: Aku, Saya Sudah Pernah Bilang, dan Saksi Bisu ditulis oleh Puspita Bahari. Lebih suka dikenal sebagai seorang pengepul rangkaian…

Lalu Lintas di Bungkus KB Modern: Kumpulan Puisi Suden
Kumpulan puisi ini ditulis oleh Suden, seorang penulis sekaligus peneliti dari Kolektif Arungkala. Untuk malam pertamapasca pernikahanmubapak kepala keluargameresmikan perobekan bungkus KBdi…

Panggung Pasar Hewan Pengasih Kulon Progo, Saksi Pertunjukan ‘Sabung’ Capellen
Perilisan album “Sabung” Capellen, disaksikan oleh para pedagang kaki lima, warga Kulon Progo, dan musisi lintas kota di Pasar Hewan Pengasih.

Realitas Berulang dan Kita di Antaranya
Sepertinya kini realitas berulang kembali tentang kejinya kekuasaan menyergap manusia negeri ini. Perlahan dan pasti kembali ke dataran masa lampau.
Dukung Sudut Kantin Project tetap ada.
Jurnalisme Warga, Subkultur, & Sastra











