
Satir Senyap, Alih Fungsi Lapangan Bola ala Umar Haen dalam Single ‘Tak Jadi Main Bola’
Single ‘Tak Jadi main Bola’ cara Umar Haen menceritakan seorang bocah pinggir kota yang kehilangan tempat bermainnya sendiri.

Bunga-Bunga Api Sesat Arah: Ketika Partikel Tak Menemukan Tubuh
Ada kontradiksi ruang yang sangat mengganggu dalam pementasan ‘Sesat Arah’ karya Jesy Segitiga dan PBSI Universitas Muria Kudus (UMK).

Agensi Tekstur, Agensi Kultur: Menimbang Identitas dan Materialitas dalam Pertunjukan ‘Bajuku, Bajumu, Bhinneka in Fashion’
Pertunjukan “Bajuku, Bajumu, Bhinneka in Fashion” menjelma cermin retak yang memaksa kita melihat kain tradisi bernegosiasi dengan identitas itu sendiri.

Najawa: Ketika Komik Memilih Jalanan
‘Najawa: A Story of Palestine’ membuktikan bahwa komik dapat menjelma menjadi ruang edukasi, dialog, bahkan ruang kesaksian yang hadir di tengah kehidupan sehari-hari.

Antek Asing: Kumpulan Puisi Aryatama
Kumpulan puisi ini: indo dead poets society, sa(m)bung, antek asing, dan melihat api gagal bekerja. Ditulis oleh Kevin Aryatama, seorang pengasuh Lingkar Diskusi Gender, kolektif feminis yang beraktivitas di dua kota di Pulau Bangka: Pangkalpinang dan Sungailiat. indo dead poets society John Keating: “Medicine, law, business, engineering, these are all noble pursuits and necessary to…

Di manakah Letak Regulasi di Tiap-Tiap Jalan yang Kita Lewati?
Kita seperti dipaksa mewarisi keresahan dan ketakutan yang sama secara turun-temurun karena ketidakpastian regulasi oleh pemerintah kita sendiri.

Para Perasuk (2026): Rasuk, Rakus, Rusak, Kuras, dan Rasuk
Pesta sambetan, perasuk, pelamun, roh, tidak lagi jadi sarana, melainkan berhala. Film ‘Para Perasuk’ tidak datang dengan intensi menggurui.

Film ‘ROOTS’ Walter Spies: Akar yang Menumbuhkan Tatapan
Film ROOTS membuka percakapan tentang Walter Spies dan Bali, tetapi menyisakan pekerjaan yang lebih penting: membongkar bagaimana sinema dapat mengkritik warisan visual kolonial yang masih hidup di masa kini.

Pada kepulangan-kepulangan yang tertunda: Kumpulan Puisi Aldi Hermawan
Kumpulan puisi ini: Pada kepulangan-kepulangan yang tertunda, Pada akhirnya kita, dan Senja yang biasa di selatan kota. Ditulis oleh Aldi Hermawan, seorang guru TK yang juga aktif tergabung dalam Kelompok Teater Fiktif bernama Moroseneng. Pada kepulangan-kepulangan yang tertunda Malam jatuh singkat di persimpangan dan nama kota.Kota yang hampir sepenuhnya pensiun semenjak kita lupa mengejanya. Lalu pesta-pesta…

Biografi, atau Untuk Apa Film ‘Tanah Sabrang’ Dibuat?
Film ‘Tanah Sabrang’ tidak saja mendokumentasikan proses reclaiming biografi Koudijzer bersaudara, tetapi juga turut menjelaskan bagaimana biografi tersebut bertaut dan tercerabut dari rumahnya.

Melacak Bangunan Saksi Bisu Kelahiran Gerwani
Bangunan yang menjadi bagian saksi bisu kelahiran Gerwani itu adalah milik klub sosial Chung Hua Ta Chung Sze (CHTCS).
Dukung Sudut Kantin Project tetap ada.











