
Di Negeri yang Takut pada Lagu dan Buku, Bob Marley dan Pram Masih Terus Hidup
Belajar dari Bob Marley dan Pramoedya Ananta Toer, netral sering kali cuma nama lain dari ketidakpedulian.

Dubito Ergo Amo: Saya Ragu, Maka Saya Mencintai
Bolehlah saya sedikit mengotak-atik makna “Cogito Ergo Sum” menjadi “Dubito Ergo Amo”: saya ragu, maka saya mencintai.

Merawat Ingatan: Meramu Arsip Kota Jember adalah Bagian dari Kerja-Kerja Kemanusiaan
Merawat ingatan lewat kegiatan ‘walking tour’, menuntun kami belajar arti penting kemanusiaan dengan menapaki perjalanan imajinasi.

pelarian kalcer 3: Kumpulan Puisi Randy Levin Virgiawan
Kumpulan puisi ini: pelarian pascapuisi, pelarian kalcer 3, dan pelarian kotak pos. Ditulis oleh Randy Levin Virgiawan, seorang pemandu sorak kebudayaan, khususnya kebudayaan yang dibikin teman-temannya sendiri. pelarian pascapuisi apakah ada hidup pascapuisi? seperti ada cek yang rutin datang, bilang bahwa kata-kata berpinak di hati orang-orang, bahwa mereka ziarahi bangka-bangkai dirimu yang kaukubur di situ,…

Partikelir: Bahasa Tanda Zaman
Saat bahasa tak lagi mengantar pengetahuan dan memberi kelegaan, kita mesti bertanya: mengapa?

Surat Untuk Ambu, Catatan Pementasan Teater Samana
Simak ulasan pementasan Teater Samana bertajuk “Pada Sebuah Pekarangan #2: Gegabah” dalam bentuk sepucuk surat dari anak untuk ibunya.

‘Broken Strings’ dan Refleksi atas Ranah Publik
Melalui fenomena “Broken Strings”, ranah publik kontemporer tidak lagi melulu bergerak dari pertukaran argumen rasional, melainkan justru dimulai dari afeksi yang personal, rapuh, dan sering kali dianggap tidak sah secara deliberatif.

Ledakan Suara Zekzek, Album S/T jadi Kritik dari Tubuh dan Ruang
Band Zekzek punya karakter cepat, kasar, impulsif, tetapi tetap terstruktur dan membawa narasi visi sosial yang terbaca.

Studio Serakit: Membangun Ruang Alternatif dan Ekosistem Seni di Kabupaten Jember
Dari Jember, Studio Serakit ingin mendorong seniman untuk tidak takut gagal dan melihat kegagalan sebagai bagian integral dari pencarian artistik.

Setelah 2025 Usai: Persoalan dan Gejala Seni Berbasis Arsip
Gelombang seni berbasis arsip kini berhadapan dengan masalah konkret, yakni kejahatan epistemik. Apa yang gelombang seni berbasis arsip bisa lakukan?

‘Dōke no Hana’ (1935) Osamu Dazai: Selamat Datang di Kesedihan, Penduduk Satu
Novel ‘Dōke no Hana’ karya Osamu Dazai adalah representasi menertawakan kegamangan masa muda, cinta, dan kebencian diri dengan nada yang manis sekaligus ironis.
Dukung Sudut Kantin Project tetap ada.











