Halaman Rumah: Kumpulan Puisi Alfiansyah Bayu Wardhana

Kumpulan puisi ini: Halaman Rumah, Hujan Pertama, dan Buku Tulis. Ditulis oleh Alfiansyah Bayu Wardhana, seorang konten kreator yang menaruh perhatian pada literasi dan buku.


Halaman Rumah

Di halaman rumah
rumput tumbuh tanpa tahu arti kalah,
kami berlari seperti angin
yang belum belajar pulang.
Ibu memanggil dari dapur
dengan suara yang selalu hangat,
seperti matahari
yang tahu jam istirahat kami.
Kini halaman itu mengecil
di ingatan,
tapi suara ibu
masih luas dan hijau.

Hujan Pertama

Hujan pertama
kami sambut dengan mulut terbuka,
meneguk langit
tanpa bertanya.
Baju basah,
ibu marah sebentar
lalu tertawa

melihat kami menggigil bahagia.
Sekarang hujan turun rapi
di balik payung dan jadwal,
tak lagi mengizinkan
kami menjadi bocah.

Buku Tulis

Di buku tulisku
huruf-huruf miring seperti hampir jatuh,
mereka belajar berdiri
bersamaku.
Guru berkata: tulislah cita-citamu,
aku menulis apa saja
yang terasa tinggi
dan mungkin.
Kini aku tahu,
buku itu tak pernah salah,
ia hanya mencatat
siapa aku dulu.


Penyelaras aksara: Arlingga Hari Nugroho
Foto sampul: Bima Chrisanto

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Previous Article

Menyemai Benih di Kaki Menoreh

Related Posts