Browsing Tag
seni rupa
30 posts
Atas Nama Estetika: Paranoid Reading, Biennale di Periferi Dunia, dan Motif Kritik Kita
Mungkinkah kita mengoperasikan bentuk biennale yang lebih relasional?
Curhat Colongan dari Lantai Pameran Biennale Jogja 18 di Monumen Bibis
Sebuah catatan berproses di Biennale Jogja 18 tentang infrastruktur yang tak pernah benar-benar siap.
Dari Kios Diorama ke Omah Samin: Melepas Bentuk dan Tumbuh Bersama
Dalam perhelatan Biennale Jogja 18, kami berusaha membuka kemungkinan karya seni “untuk” dan “bersama” publik—sebuah lelaku yang mungkin tak tampak secara visual, tetapi justru membuka pintu pengetahuan lebar-lebar untuk dirayakan dan dialami bersama.
Biennale Jogja 18: Seni sebagai Laku Keseharian, Pengetahuan Lokal sebagai Akar
Biennale Jogja 18 dengan tekun mengajak seniman untuk berinteraksi dan beradaptasi dengan pengetahuan lokal.
Oei Sian Yok dan Lupa Kita pada Kritikus Seni Perempuan
Oei Sian Yok, seorang kritikus seni perempuan paling produktif dalam rentang tahun 1956-1961 yang terlupakan.
Membayangkan Pasca-Mooi Indie dari Karya Theresia Agustina Sitompul dan Pidi Baiq
Mooi Indie lahir sebagai produk politik pariwisata kerajaan Belanda. Lalu bagaimana kehadiran Pasca-Mooi Indie di era sekarang?
Menatap Anak-Anak, Seni Rupa, dan Masa Depan: 20 Tahun Art for Children Bermain dan Belajar di Selasar
Proses dua dekade Art for Children dari selasar Taman Budaya Yogyakarta menjadi ruang bermain sekaligus belajar yang hadir sebagai ajang empati dan simpati.
Dari Dapur, Estetika Benda Sehari-hari Menuju Ruang Galeri
Semua orang mengalami pengalaman estetis, bedanya seorang seniman merespons pengalaman tersebut dan mampu membawa estetika benda sehari-hari menuju ruang galeri.
Samsara: Pendewasaan Personal Menerjemahkan Tempat Bermain
Pameran "Titik Temu: Refleksi Personal & Playground", bisa jadi merupakan sebuah kerja komunal yang melibatkan hubungan sehidup semati antar entitas di dalamnya.
(Lagi-lagi) Seni, Bandung, dan Yogya?
Apakah identifikasi Bandung dan Yogya akan terus memperpanjang panggung dominasi dua wilayah tersebut di ranah seni?
Pameran ‘Life of Our Years’: Merenungi Kecemasan pada Wajah-Wajah Bergeming
Melalui pameran "Life of Our Years", membicarakan kegelisahan yang dirasakan oleh generasi muda hari ini jadi jalan ninja untuk membangun kesadaran dan menumbuhkan ide-ide positif di masa depan.
Menyelami Condongcatur Melalui Pameran Seni ‘Tur Berbisik’
Belajar mengenal sejarah Condongcatur, Yogyakarta melalui praktik kolaborasi di pameran seni rupa 'Tur Berbisik' di Rumah DAS.