Kabar dari Kupang, SkolMus Bikin Pameran Arsip Publik ‘MEREKAM KOTA 2022’ dengan 500 Arsip!

Pameran Arsip Publik MEREKAM KOTA 2022: Ruang Berkumpul (press photo)

Komunitas Sekolah Multimedia Untuk Semua (SkolMus) kembali menggelar Pameran Arsip Publik MEREKAM KOTA 2022 di gedung de Museum Cafe Jemaat, Kota Kupang.


Pada pameran kali ini, SkolMus menghadirkan pameran arsip dengan mengusung tema Ruang Berkumpul dengan menampilkan hampir 500 arsip dari 12 keluarga dan 1 lembaga pemerintah. Adapun 12 keluarga yang menyumbangkan arsip tahun ini di antaranya Keluarga Doma, Keluarga Adi Abel, Keluarga Abdullah Mas’Ud, Keluarga Berhiman, Keluarga Edon, Keluarga Sundari Cahyani, Keluarga Riberu, Keluarga Nisnoni, Keluarga Bissilissin, Keluarga Lerrick, Keluarga RC, dan Keluarga Minggi Iang.

Nggak cuma itu, lembaga pemerintah Depot Arsip Perpustakaan Daerah Provinsi NTT juga turut menyumbangkan arsipnya di pameran arsip kali ini.

“Kami sangat berbangga karena akhirnya visi di mana kami ingin agar masyarakat bisa terlibat dalam proses pengarsipan bisa terjadi secara perlahan,” ungkap Danny Wetangterah, Founder SkolMus saat acara pembukaan, Sabtu (8/10) lalu.

Pameran ini diselenggarakan di sebuah gedung bekas Asisten Residen pada masa Pemerintah Hindia Belanda. Setiap ruangan memberikan pengalaman di dalam rumah sebagai ruang berkumpul paling utama. Ada delapan ruangan dengan delapan nuansa berbeda; ruang tamu, ruang kerja, ruang keluarga, ruang memori, kamar, ruang waktu, ruang belakang, dan ruang bermain anak.

Pameran Arsip Publik MEREKAM KOTA 2022: Ruang Berkumpul (press photo)

Sementara itu dalam catatan kuratorialnya, Armin Septiexan menjelaskan mengenai poin-poin dalam setiap ruang yang patut menjadi perhatian para pengunjung misalnya seperti pengalaman komunitas Tionghoa di Kota Lama, operasi seroja yang mengakibatkan pengalaman pemisahan, dan warisan-warisan di Kota Lama yang perlahan hilang. Isu-isu ini ditampilkan dalam ruang yang cukup personal seperti rumah.

Manajer Artistik MEREKAM KOTA, Frengki Lollo, menjelaskan bahwa selain berusaha memberikan informasi kepada pengunjung mengenai apa yang berhasil tim dapatkan dalam proses pengarsipan, pameran ini juga ingin memberikan pengalaman visual bagi pengunjung. Bila tahun 2020 kebanyakan arsip ditampilkan dalam bingkai, tahun ini ada banyak instalasi yang dipasang untuk menampilkan arsip.

Setidaknya terdapat lima karya dari lima orang seniman yang merespons arsip-arsip yang telah dikumpulkan. Tiga orang seniman yaitu Obby Tukan, Fadiah Nur Widiyanti, dan Rico Amtiran adalah bagian dari LAB INGATAN, salah satu program publik yang dirancang MEREKAM KOTA untuk memberikan kesempatan pada seniman merespon arsip. Dua orang seniman lainnya, Felzip Christian dan Lezart, diundang oleh MEREKAM KOTA untuk menampilkan karya mereka dalam pameran.

MEREKAM KOTA juga berusaha memberikan suasana yang berbeda bagi pengunjung dengan menggandeng SHAGAH sebagai komposer musik untuk pameran. Musik dari SHAGAH menemani pengunjung menelusuri ruang demi ruang dalam ruang berkumpul yang diciptakan.

Pameran Arsip Publik MEREKAM KOTA 2022: Ruang Berkumpul (press photo)

Selain instalasi arsip dan karya, MEREKAM KOTA juga mempersembahkan berbagai program publik untuk dinikmati warga kota. Beberapa program publik tersebut antara lain ruang bermain anak, school exhibition tour, spesial teman tuli exhibition tour, bincang arsip, artist talk bersama seniman LAB INGATAN, workshop fotografi dan menggambar, dan program spesial dari Komunitas Film Kupang.

Dalam sambutannya saat pembukaan pameran, Manager Program MEREKAM KOTA Ifana Tungga menjelaskan bahwa Tim Pengarsipan melakukan proses pengarsipan dengan berkunjung dari rumah ke rumah di Kota Lama. Lima orang anggota Tim Pengarsipan yaitu Sherly Atty, Eto Boymau, Yosafat Hana, Thevwil Wangge, dan Barlyano Pah melakukan proses pengarsipan selama enam bulan yaitu sejak Februari-Agustus 2022.

Ifana juga mengatakan kalau kegiatan dalam skala besar ini bisa terlaksana berkat kerja kolaboratif dengan berbagai komunitas dan lembaga yang ada di Kupang seperti GMIT Jemaat Kota Kupang, Timore Art Graffiti, Komunitas Film Kupang, SHAGAH, CSCD, Bacarita NTT, dan Komunitas Tuli Kupang.

Pameran Arsip Publik MEREKAM KOTA 2022: Ruang Berkumpul telah berlangsung sejak tanggal 8 hingga 22 Oktober 2022 mendatang. Buat yang tertarik berkunjung dan mengenal lebih jauh tentang pameran ini, bisa langsung lihat check di akun media sosial Instagram @memoriruangimajinasi ya!

 

Lihat postingan ini di Instagram

 

Sebuah kiriman dibagikan oleh SkolMus (@sekolahmusa)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Related Posts