Browsing Tag
sastra
33 posts
Pohon Kurus: Kumpulan Puisi Farras Pradana
Kumpulan puisi ini: Turun Satu Meter, Pohon Kurus, dan Pil ditulis oleh Farras Pradana. Seorang yang lahir di…
Dan, Peluru Terus Menghujam Lebih Dari Satu Kali: Kumpulan Puisi Mirna Layli Dewi
Kumpulan puisi ini: Runyam, Peluru menancap lebih dari satu kali, dan Dan, tak apa ditulis oleh Mirna Layli Dewi. Seorang…
Prelude Mencintaimu Lima Tahun Depan: Kumpulan Puisi Rully Andrian Syah
Kumpulan puisi ini berjudul Prelude Mencintaimu Lima Tahun Depan & Puisi Lainnya ditulis oleh Rully Andrian Syah. Seorang…
Notifikasi: Kumpulan Puisi Sunan Kanjeng Mustofo
Kumpulan puisi ini: Notifikasi, Draft Artikel, dan Tahu Isi. Ditulis oleh Sunan Kanjeng Mustofo, seorang pecinta sastra, mahasiswa di Universitas Islam Negeri…
Rantau yang Lain: Kumpulan Puisi Lugas Ikhtiar
Kumpulan puisi ini: Rantau yang Lain, Jika Malam Telah Malam, dan Membayangkan Bahagia Pada Jam Tujuh Belas Dua…
sisa pagi: Kumpulan Puisi Misrof Aditya
Kumpulan puisi ini: sisa pagi, di panjang usiamu, dan foto usang di gorong-gorong kota ditulis oleh Misrof Aditya.…
Tirani dalam Lima Babak: Kumpulan Puisi Amos Ursia
Berisi lima babak puisi yang ditulis oleh Amos Ursia. Seorang yang gemar menulis berbagai puisi dan prosa. Karya terbarunya…
Gadis Pantai Bernama Kangean, Dihabisi Bendoro Bernama Sumenep
Gadis pantai menetap di tubuh masyarakat adat yang dipaksa beradab oleh ukuran negara. Lebih khusus lagi, gadis pantai adalah wujud dari manusia-manusia Kangean.
nota untuk tahun-tahun tanpamu: Kumpulan Puisi Darryl Haryanto
Kumpulan puisi ini: soto ayam pak yanto sekali lagi, nota untuk tahun-tahun tanpamu, dan begini bagaimana aku hidup sekarang ditulis oleh Darryl…
Apakah ada Sastra di Ciputat? | Surat kepada Imam Budiman
Dari tulisan Imam Budiman sebelumnya, saya bertanya apakah sastra itu beneran ada di Ciputat?
Selama Mahasiswa UIN Jakarta hanya Sibuk Menonton Festival Musik, Ekosistem Sastra di Ciputat Tidak Baik-Baik Saja
Saya berprasangka, kecintaan mahasiswa UIN Jakarta terhadap sastra telah bergeser kepada jenis yang lebih populer, yakni festival musik.
Transisi Terjal Sastra Yogya 2000-an: Peristiwa, Komunitas, sampai Sastra Cyber
Hari ini, Sastra Yogya bergerak pada lingkup-lingkup yang setidaknya dapat digolongkan pada tiga cakupan, yakni komunitas kampus, komunitas tanpa nama, dan komunitas tidak jelas.