Kategori: Puisi

Lebih dari Kata; Kumpulan Puisi Rina Stiarahayu
Kumpulan puisi ini ditulis oleh Rina Stiarahayu. Sehari-hari sebagai pengajar sekolah dasar di Tangerang Selatan, pernah mengikuti kompetisi menulis cerpen muslimah. Pole “mic” vs Transisi Mari kita rangkai angin yang mulai mengarah Ke arah timur hingga barat Terbayang bara mulai bermunculan Kian redup namun hanya sementara Api itu semakin berkobar namun tak terlihat Api itu…

Semoga Hal Baik Menyertaimu; Kumpulan Puisi Imanuela Dhimas
Manusia-Manusia Musiman Aku paham ini euforia yang tercipta oleh Dia Berawal dari kegabutan berakhir karena kesibukan Salah satu mencintai salah semua diri mencerai Terima kasih atas kasih manusia – manusia musiman Semester Tu7uh Juh! Harusnya aku tidak banyak beban Harusnya aku banyak waktu luang Harusnya aku bisa rebahan Harusnya aku bisa berpetualang Harusnya aku…

Surat Tuhan; Kumpulan Puisi Edwin Anugerah Pradana
Surat Tuhan; Kumpulan Puisi Edwin Anugerah Pradana SURAT TUHAN Tuhan menyelipkan surat-surat bening pada garis pantai. “Dan terlambatlah.” Surat itu tak datang sesaat sebelum Dunkerque melarung kapal-kapal perang. 2020 ANTE MERIDIEM Di awal, detik menggurat garis yang makin malam makin habis. Gadis biru melepaskan diri pada lukisan dan sayup-sayup hantu. Semula kepala itu mengumpulkan…

“Jarakita”; Kumpulan Puisi Muhammad Adinegoro Natsir
“Lihatku Cahaya” Adalah mata yang sungkan dusta Adalah mata yang bising nyuara Adalah mata yang membunuh kuasa Adalah mata yang nolak melelap Adalah mata yang manggil nemani Adalah mata yang cahayai matahari Adalah mata matakau matakau Kekasih Adakah matakau telaga yang kudayung pulang? Kekasih Adakah matakau itu menyaksi mata mataku? O! Maka jadilah jadi…

Pesan dari Ibu; Kumpulan Puisi .Prabangkara
Pesan dari Ibu Sebungkus kopi dan gula. Satu bungkus rokok kretek, Dji Sam Soe, ya Indomie empat bungkus, yang goreng saja. Jangan lupa beli telur, seperempat kilo. Sama pulsa, 20.000, Simpati. Kalau sisa, simpen aja. Buat jajan. Di teras depan rumah, 22 Januari 2019 Seorang Guru dan Segelas Kopi (yang hampir habis) “Aku mendambanya…”…

Empat Aku; Kumpulan Puisi Servasius Hayon
Empat Aku Aku tak ingat pernah mengirim pesan. Setelah berbalas, yang kemarin terasa telah lewat berhari-hari. Aku mengejar apa? Kemanisan dari sebuah wajahkah? Atau senyum merekah? Aku baru sadar bahwa senyum itu bergetar. Aku selalu ingin berbalas. Meski yang terjadi sesaat, rasanya telah lama lewat. 17 Mei 2020 …

Kita Hanya Perlu Istirahat; Kumpulan Puisi Lintang Kumala
Kumpulan puisi ini; Malam Minggu, Kita Hanya Perlu Istirahat, dan Ulang Tahun Cinta, ditulis oleh Lintang Kumala. Perempuan sunyi yang hobi merawat ingatan. Bisa dijumpai lewat IG @kopihitam12. Mahasiswi Fakultas Bahasa dan Seni UNY, berkegiatan di UNSTRAT (Unit Studi Sastra dan Teater). Malam Minggu Di hari yang pucat oleh mendung dan khianat, doa-doa menyeberangi sungai-sungai dan…

Sudah Gebuk Ditimpa Pagebluk; Kumpulan Puisi Leonardus Ardi Agung Prasetyo Nugraha
Sudah Gebuk Ditimpa Pagebluk Tangis berderu-deru Tampak awan hitam sedu Menilik rupa manusia Terbanjiri dukacita Ibu diam sunyi senyap Menunggu anak kembali Membayang anak di pangkuannya Membisik-bisik kisah masa tua Sang anak bekerja saban hari Berselimut keringat raganya Sejak surya membangunkannya Hingga bulan menidurkannya Bekerja di tengah wabah Memenuhi keadaan yang melasah Sudah gebuk keadaan,…

Suatu Pembodohan
Suatu pembodohan Kadang kala ada seseorang yang menggenggammu erat Kadang kala ada seseorang yang memelukmu hangat Kadang kala ada seseorang yang mengajarkanmu tuk taat Kadang kala pun ada seseorang yang membuatmu sesat Kau harus tahu bahwa hal itu ia lakukan saat ia kesepian Menjadikanmu sebagai rumah pelarian Ketika rumah pertamanya tak memiliki tuan…











