Browsing Category
ULASAN
156 posts
Berisikan ulasan maupun reflektif terhadap karya budaya—buku, musik, film, pertunjukan, atau fenomena estetik lain.
Meretas Ruang dan Waktu, Menuliskan Ulang Peristiwa Sejarah
Pertunjukan "Vergadering Sarekat Islam (Suatu Hari Sebelum Indonesia)" adalah interpretasi atas peristiwa sejarah di masa lampau sekaligus rekontekstualisasi 'sejarah' di masa kini.
Etnografi Biografi Soerjopranoto: Telur Busuk untuk Habib Gadungan, Hardik Gebuk untuk Belanda Peranakan
Bentangan sosial pentas "(Den Mas Landung) Soerjopranoto Bertukar Jalan" berada di ruang realitas lintas waktu, membawa peristiwa lampau ke dalam konteks kekinian secara luwes. Inikah teater pasca-drama itu?
Pesta Boneka IX 2024: Cerita Bantal dalam Sebuah Pesta
Melalui 'Pesta Boneka', teater boneka memang bukan barang baru, tapi perspektif yang lebih baru, sudut pandang berbeda, dan hasil pemikiran kritis.
Pengalaman Menemukan ‘Harapan’ The Cottons, Pasca Menginjak Garis Kedewasaan
Bagi mahasiswa yang tengah kusut dengan persoalan magang, mendengarkan The Cottons layaknya menyusuri kembali wahana bermain saat seusia belia: nostalgia.
Merawat Bahasa, Meruwat Kata: Resensi Buku ‘Bahasa! Kumpulan Tulisan di Majalah Tempo’
Membaca buku "Bahasa! Kumpulan Tulisan di Majalah Tempo" merupakan suatu ikhtiar untuk merawat bahasa dan meruwat kata agar maknanya tetap utuh.
Bedah Lirik Eye Contact, Band Punk Aneh Tapi Mengerikan Asal Yogyakarta
Eye Contact tidak hanya peduli pada kualitas musik, tetapi juga pada elemen visual dan identitas: jahat, sangar, dan ikonik.
Morfem ‘Seketika Sekarang Juga’: Kejutan dalam Keseketikaan
Album 'Seketika Sekarang Juga' Morfem, sama seperti album lainnya: menyenangkan, fun, noise, ngebut, dan lirik puitis.
Film ‘Lagu Untuk Anakku’ (2022): Merawat Ingatan ’65 Lewat Senandung
Film "Lagu untuk Anakku" (2022), merekam keseharian para anggota Dialita dan usaha untuk menyebar memori tentang peristiwa '65 lewat lagu kepada anak-anak muda.
Album ‘Dekade Pembangkangan’ MTAD: Sebuah Seruan untuk Mengobarkan Perang
“Dekade Pembangkangan” karya MTAD adalah pesan dan seruan untuk generasi yang akan datang. Generasi yang akan merasakan kekacauan dunia karena teknologi. Generasi yang akan merasakan dibelenggu oleh tiran berbentuk mesin.
Pertanyaan dan Gugatan yang Samar: Buku Puisi ‘Bagaimana Mengubah Rasa Sakit menjadi Sense of Art: Sebuah T̶u̶t̶o̶r̶i̶a̶l̶’
Puisi-puisi Erhan yang terangkum dalam buku ini bukan garis yang linier. Beberapa puisi seperti berada di halaman rumah, beberapa lainnya di ruang tamu, di kamar, di sekretariat dan lainnya.
Dari Panggung Protes ke Ruang Pribadi: Evolusi .Feast di Album ‘Membangun & Menghancurkan’
.Feast dalam album 'Membangun & Menghancurkan' singgung isu sosial dan politik dalam potret kehidupan internal.
Split Album ‘Menaung Lara, Merawat Luka’: Melepaskan Sesak di Dada bersama Noire dan Individual Life
Album 'Menaung Lara, Merawat Luka' sudah lengkap dan paripurna rasanya, penuh dengan emosi namun lengkap dengan penawarnya.