Karakter Orang Berdasarkan Menu Burjo Andalannya

Karakter Orang Berdasarkan Menu Burjo Andalannya

Karakter menentukan banyak hal di kehidupan. Jenis makanan favorit juga terpengaruh dari kebiasaan, sifat-sifat, dan prinsip hidup yang dipegang. Jadi setiap kalori yang masuk ke dalam usus nanti, secara sadar atau tidak sudah terseleksi di alam bawah sadar kita. Supaya kalian makin paham akan diri kalian sendiri, di bawah ini sudah terpampang jenis-jenis makanan di burjo berdasarkan karakter dari pemesannya.

1. Nasi Telur, Orakarik, dan Telur Balado

Konon ceritanya, nasi telur diciptakan pada hari ke delapan. Orang yang memesan nasi telur adalah orang-orang sederhana, apa adanya, rendah hati, dan berdompet tipis. Apalagi jika kamu memesan nasi telur bersamaan dengan air putih, maka sudah jelas betapa tabahnya kamu di kehidupan ini. Sedikit berbeda dengan orang yang memesan telur orak-arik, mereka cenderung berantakan dan kreatif. Sedangkan, penggemar telur balado adalah orang-orang yang berani dan blak-blakan.

2. Nasi Goreng

Orang yang selalu memesan nasi goreng di Burjo adalah petualang. Seperti nasi yang digoreng, pemakannya adalah orang yang berani digoreng oleh kompor kehidupan. Orang-orang tangguh adalah sebutan biasa bagi mereka. Para pemakan nasi goreng adalah orang yang kaya. Bukan kaya harta, tapi kaya akan kolesterol.

3. Nasi Sarden

Nasi sarden kerap dipandang sebelah mata karena hanya orang-orang dengan pemikiran berbeda yang mencintai ikan laut kalengan ini. Penyuka nasi sarden adalah orang yang teratur, karena ikan sarden mengandung omega 3 yang tinggi. Iya maaf gak ada hubunggannya.

4. Magelangan

Magelangan adalah makanan para pemikir. Konon, Aristoteles juga penggemar makanan ini. Campuran bumbu mie instan dan nasi yang dilebur merupakan analogi pemikiran para pemakan magelangan. Mereka adalah orang dengan pikiran terbuka dan campur-campur.

5. Nasi Sayur

Pemakan nasi sayur adalah orang-orang yang pendiam. Mereka jarang bicara karena fokus bekerja supaya tidak makan nasi sayur terus.

6. Mie Dokdok

Penggemar mie dokdok adalah pemimpi, karena saya sering melihat orang-orang ngidam mie dokdok di tengah malam seperti mimpi. Hal ini sangat wajar, karena rasa mie dokdok sendiri saking enaknya bagaikan sebuah mimpi indah yang berkuah.

7. Mie Instan

Mie instan identik dengan kepraktisannya. Jelas orang-orang simpel cum tidak mau ribet akan memilih untuk pesan menu ini saat di Burjo. Berbeda dengan penggemar mie dokdok yang cenderung pemimpi, kaum mie instan polosan ini adalah manusia-manusia realistis. Kaum mereka berpikir seperti ini “Kalo lapar ya makan indomie”. Sesimpel itu memang.

Karakter orang memang berbeda-beda, seperti menu di Burjo. Walaupun ya memang yang tersedia itu-itu saja. Akan tetapi, hal ini tidak membatasi kita untuk tetap bergaul satu sama lain bagaikan makanan-makanan di Burjo yang tersusun rapi dan damai. Damai karena kamu gak pernah kan liat ikan pindang sama sarden berantem di Burjo.

 

Editor: Agustinus Rangga

 

1 comment
  1. Untung yang nulis mas-mas biasa, bisa diampuni ke-sotoy-annya. Ya boleh lah untuk seorang mas-mas biasa.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Related Posts