Kategori: Puisi

Malam Takbir; Kumpulan Puisi Kristophorus Divinanto
Puisi-puisi: Malam Takbir, Bekal, dan Sepi, dalam kumpulan puisi Malam Takbir ditulis oleh Kristophorus Divinanto atau lebih dikenal dengan nama Divin. Guru SD yang rajin membaca manga dan menonton anime. Beberapa karya yang telah dipublikasi antara lain Melarung Sesaji Pilu, Kota yang Menggigil (puisi), Elegi Secangkir Jamu, dan Sebentar Lagi Pagi (cerpen). Nenek meninggal serangan jantung.Bunyi petasan mengagetkan nyawanya.Kakak dilarikan ke…

Kejadian Satu Malam; Kumpulan Puisi Imanuela Dhimas
Sebuah mini album puisi berjudul “Kejadian Satu Malam” karya Imanuela Dhimas. Bercerita tentang rasa resah penulis akan ketakutan yang tercipta atas izin Sang Esa pada satu malam menuju Syawal. Ketakutan I Tepat pukul 20.00 menuju Syawal aku menyusul kawan Entah kenapa aku merasa ruang yang tercipta tidak seperti biasanya Aku hanya diam, kadang aku sedikit…

Menjadi Drupadi; Kumpulan Puisi Kristophorus Divinanto
Tiga puisi dalam kumpulan Menjadi Drupadi ditulis oleh Kristophorus Divinanto atau lebih dikenal dengan nama Divin. Guru SD yang rajin membaca manga dan menonton anime. Beberapa karya yang telah dipublikasi antara lain, Melarung Sesaji Pilu, Kota yang Menggigil (puisi), Elegi Secangkir Jamu, dan Sebentar Lagi Pagi (cerpen). Menjadi Drupadi Semua terserah saja. Pada pukul berapa. Kamu ingin mengenalku. 00:15 Pintu diketuk. Laki pertama.…

Nelangsa; Kumpulan Puisi Kusuma Rahmawati
Kumpulan puisi Nelangsa: “Kita”, “Petak Umpet”, dan “Nelangsa”, ditulis oleh Kusuma Rahmawati. Penyendiri yang gemar menghilang. Kita Di jalanan orang-orang bisu Mengulum kata mengganti tawa Di kedai-kedai tiap meja bersenandung Kursi-kursi mencuri dengar: banyak dan rumit Di taman sekumpulan mengabadi kenangan Asli dan palsu saling beradu Di gedung-gedung para aktor berperan Menutup badan, menutup rupa,…

Pentas; Kumpulan Puisi Benny Pradipta
Empat puisi dalam kumpulan Pentas ditulis oleh Benny Pradipta. Penulis pernah menerbitkan buku puisi bertajuk Membunuh Sokrates (2019). Buku grundelan bertajuk Euforia Cinta Platonik (2019). Sekarang menjadi guru mata pelajaran Bahasa Indoneisa di SMP Mardi Waluya Cibinong. PENTAS Bersiaplah untuk pentas karena kita bersandiwara kita memakai topeng karena ini hanya dongeng janganlah kau telanjang muka…

Bujangan di Malam Hari; Kumpulan Puisi Kristophorus Divinanto
Empat puisi dalam kumpulan Bujangan di Malam Hari ditulis oleh Kristophorus Divinanto atau lebih dikenal dengan nama Divin. Guru SD yang rajin membaca manga dan menonton anime. Beberapa karya yang telah dipublikasi antara lain, Melarung Sesaji Pilu, Kota yang Menggigil (puisi), Elegi Secangkir Jamu, dan Sebentar Lagi Pagi (cerpen). Pesta Ruang yang remang masih meraung…

Selamat Berduka; Kumpulan Puisi Imanuela Dhimas
Sebuah mini album puisi berjudul “Selamat Berduka” karya Imanuela Dhimas. Bercerita tentang rasa duka yang menjalar sekujur tubuh penulis sebab kehilangan orang terkasih dalam keluarga. Selain merasakan duka, penulis juga merasa suka terhadap duka yang tercipta. Katanya Kakek Tidur? Sssssttttt!!! Kakek sedang tidur, jangan ganggu! Jika ingin mengobrol nanti saja, jika kakek terbangun Herannn, Bagaimana…

kangen/rindu/kosong; Kumpulan Puisi Safari R.
Tiga puisi dalam kumpulan kangen/rindu/kosong ditulis oleh Hanadya Safira Rinaldy, perempuan yang suka melahirkan tulisannya dalam wujud zine bersama Kelompok Membaca dan Mengamuk (KECAMUK). kangen/rindu/kosong hidup yang penuh memori ini memaksa aku untuk selalu berpikir ke belakang. bisa ga sih aku lupa ingatan saja? banyak rasa bersalah yang dengan mantap menyelimuti aku dan mengucapkan; “selamat…

Memorabilia; Kumpulan Puisi Oktavius Ekapranata
Empat puisi ini; Kehidupan, Surat dari Ananda, Memorabilia, dan Melukis Rimba ditulis Oktavius Ekapranata, seorang penyair muda dari Kalimantan. Kehidupan Kita adalah setetes embun yang jatuh pada dedaunan muda Sesaat lalu tetes demi tetesnya terserap oleh tanah basah Sebelum sempat bertanya tentang hidup menghidupi Matahari pagi telah menyinari Kala itu kita telah terserap oleh akar…

Cinta dan Kemenangan; Kumpulan Puisi Azman Hassam
Kumpulan puisi ini; Maghrib, Cinta dan Kemenangan, Hujan di Kota Malang, dan Ke Lekuk Cangar, ditulis oleh Azman Hassam. Lahir di Singaraja, Bali. Biasa dipanggil Ajeman, seorang mahasiswa yang kini hijrah sementara dan menempuh pendidikan di UIN Maulana Malik Ibrahim kota Malang. Tergolong aktif di komunitas sastra, salah satunya di Pelangi Sastra Malang. @azmnhssmb Maghrib Mencarimu…

Pilar rindu di awal Ramadan; Kumpulan Puisi Rina Stiarahayu
Kumpulan puisi ini; Pilar rindu di awal Ramadan, Teduh, dan Pancarona sang Nona, ditulis oleh Rina Stiarahayu. Sehari-hari sebagai pengajar sekolah dasar di Tangerang Selatan, pernah mengikuti kompetisi menulis cerpen muslimah. Pilar rindu di awal Ramadan Malam semakin dekat dengan suasana amat mendalam Mendalam karena rindu Mendalam karena kembali bertemu Mulai banyak di waktu ini Kerumunan…

Setengah Mati Aku Ingin; Kumpulan Puisi Arlingga Urak
Kumpulan puisi ini; “Selebihnya, Kita Hanyalah Pemimpi”, “Setengah Mati Aku Ingin”, dan “tiga ratus enam puluh enam hari yang lalu”, ditulis oleh Arlingga Hari Nugroho. Akrab dipanggil Urak, seorang tukang baca artikel di sudutkantin.com dan suka mampir-mampir. Selebihnya, Kita Hanyalah Pemimpi seperti hujan–barangkali aku, barangkali kau–akan pergi dan datang pada waktunya selebihnya, kita hanyalah pemimpi…











