Kategori: Puisi

Sebelum Puisi: Kumpulan Puisi Aly Reza
Kumpulan puisi ini: Sebelum Puisi, 3000 Abad, Catatan di Meja Makan, dan Apostrophe, ditulis oleh Aly Reza, seorang kelahiran Rembang, Jawa Tengah. Saat ini sedang disibukkan dengan aktivitas menulis untuk beberapa media online. Karena HM, seluruhnya Sebelum Puisi Jarak antara hidup dan kematian begitu tipis. Tak lebih tebal dibanding air mata dengan basahnya. Aku menyongsong…

Jangan Menangis di Pusaraku; Kumpulan Puisi Zeiliana Ardifta
Kumpulan puisi ini; Satu Petak Tiga Babak, Jangan Menangis di Pusaraku, dan Angan, ditulis oleh Zeiliana Ardifta (Jeje). Suka menulis racauan isi kepala, apalagi pada jam-jam rawan. Mahasiswi fakultas hukum UNSOED dan aktif di Teater Timbang. Satu Petak Tiga Babak 14 Februari 2022 (1) Hujan mengguyur Minggu sore yang biasa-biasa saja, petir menyambar ranting daun…

Puisi Awan: Kumpulan Puisi Antonius Wendy
Kumpulan puisi ini: Awan, Bulan, Bintang, Matahari, dan Angin, ditulis oleh Antonius Wendy. Seorang muda yang menyukai sastra dan sedang belajar Bahasa Inggris di Universitas Widya Dharma Pontianak. Awan memang seperti kenanganIsinya penuh air yang beratDan kalau sudah penuh: muram warnanyaHitam, gelap, kadang petirMenandakan kecamuk rinduHanya dengan mencurahkan isinyaAwan dan kenangan akan kembali bersihEh, besok,…

Menggerutui Masa; Kumpulan Puisi Rio Aji
Kumpulan puisi ini; Puisi Pagi Seorang Tunawisma, Sabda Nelayan Konak, dan Menggerutui Masa, ditulis oleh Rio Aji. Seorang mahasiswa Fakultas Seni Rupa, Institut Seni Indonesia Yogyakarta. Aktif menulis sejak SMA. Hobi membaca serta olahraga guna mengisi waktu luangnya di dunia. Puisi Pagi Seorang Tunawisma Awan menutup setengah parasmu Awal hari yang terasa redup Panas yang enggan…

Air Matamu Nerakaku; Kumpulan Puisi Muhammad Alamsyah
Kumpulan puisi ini; Purnama Terakhir, Air Matamu Nerakaku, Jiwa, dan Mengapa Kau Meninggalkan Laut, ditulis oleh Muhammad Alamsyah. Aktif menulis puisi, cerpen, dan esai. Terlibat dalam berbagai kegiatan seni budaya di Sulawesi Selatan. Purnama Terakhir Sepertinya ia akan pergi Entah kembali atau tidak Waktu telah merangkai kisahnya Perlahan jauh Melepaskan sinar disimpannya di kerling ombak…

Nostalija; Kumpulan Puisi Juan Antony
Kumpulan puisi Nostalija berisi puisi; Aynat, Trotototoar, Hormance, Simponomi, dan Bukan Pijat Refleksi, ditulis oleh Juan Antony, mas-mas biasa. Aynat Bagaimana malam ini bisa tidur jika seharian ketiduran? Bagaimana siang esok bisa kerja jika masih pengangguran? Sebentar. Mengapa aku mempertanyakannya? Aduh. Mengapa aku mempertanyakan pertanyaanku? Siapa tanya siapa? Jawab apa pada siapa? Siapa siapa tanya?…

Pengeras Suara; Kumpulan Puisi Stefani Kartika
Kumpulan puisi ini: Bangun Pagi, Pengeras Suara, dan Juara Satu, ditulis oleh Stefani Kartika Dewi, seorang mahasiswi Fakultas Sastra, Universitas Sanata Dharma. Bangun Pagi debrak debruk suara dapur gawat sekali sepertinya sedang terjadi perang aku bangun terperanjat menghampiri ibunda masih pukul empat ayam kalah cepat saut-saut suara tuhan gerakkan mereka yang beriman saut-saut suara ayam…

Puisi Cerita Kita; Kumpulan Puisi Imanuela Dhimas
Sebuah mini album puisi berjudul “Puisi Cerita Kita” karya Imanuela Dhimas. Berisi tentang rasa dan cerita-cerita yang dialami penulis sepanjang bulan November 2021. “Cerita kita harus menjadi berkat untuk orang lain.” Anindia tidak penting bagaimana begitu pula mengapa.. yang kutahu kita sedang berbincang malam itu malam menuju pagi.. kita beranjak tanpa tujuan bernyanyi…

Alegori; Kumpulan Puisi Zuhal Zurrifki Hakim
Kumpulan puisi ini: Alegori, Angan ingin Angin, Jika Waktunya, Apakah Cita-cita, dan Perjalanan Kita ditulis oleh Zuhal Zurrifki Hakim, seorang yang mulai aktif menulis sejak 2017. Alegori Pelan-pelan cahaya masuk ke dalam tubuhmu Lalu keluar menjadi air terjun Dan tumbuhlah dedaunan juga pohon rindang Nyawa-nyawa terselamatkan olehmu Saat kemarau tiba Aliranmu mengering Tak lagi deras seperti…

Doa, Luka, dan Dendam; Kumpulan Puisi Anggit Kumara
“Doa, Luka, dan Dendam”, kumpulan puisi; Pusara, Kidung, dan Pemelihara. Ditulis oleh Anggit Kumara, seorang lulusan Sastra Inggris yang dibesarkan di keluarga Jawa dan sedang belajar menulis dengan Bahasa Indonesia yang baik dan benar. Pusara Lantas bilamana rumah Yang kau bangun megah Telah pecah belah Menjadi puing-puing Tanah mana lagi Yang akan kau jadikan pulang? Seorang kawan…

Ketakutan; Kumpulan Puisi Made Putra Arya
Kumpulan puisi ini; Ketakutan, Sepi yang Kesapian, Mencari, Malam yang Muram, dan Tidak Percaya Diri, ditulis oleh Made Putra Arya. Seorang mahasiswa di Universitas Pendidikan Ganesha (Bali) yang sedang menyelami hobi barunya dengan menulis puisi dan sedang tumbuh dan belajar. Ketakutan Takut akan hidup, takut untuk mati Diteror oleh ketakutan Yang ada di setiap sudut Dan sampai lupa cara untuk…

Matahari yang Tenggelam di Teluk Matamu; Kumpulan Puisi Azman Hassam
Kumpulan puisi ini: Lelaki yang Berteriak Rindu, Sepanjang Ijen Boulevard, Matahari yang Tenggelam di Teluk Matamu, Sajak Kecil untuk A, dan Pelenyapan ditulis oleh Azman Hassam. Lahir di Singaraja, Bali. Biasa dipanggil Ajeman, seorang mahasiswa yang kini hijrah sementara dan menempuh pendidikan di UIN Maulana Malik Ibrahim kota Malang. Tergolong aktif di komunitas sastra, salah…











