Kategori: Puisi

  • Balada Bunga Daffodil: Kumpulan Puisi Antonio Vieri

    Kumpulan puisi ini: Balada Bunga Daffodil, Pantulan, dan Pancarona ditulis oleh Antonio Vieri. Seorang yang sedang menyibukkan diri dengan menitipkan ilmu bahasa dan humaniora kepada para pemelajar. Daffodil konon memiliki makna awal yang baruPerumpamaan itu sangat selaras dengan kehidupan penyair ulung ini Tetapi aku benci dengan sesuatu yang baruKenapa orang-orang selalu mengaguminya?Ada apa dengan yang lama?Bukankah…

    Read more

  • Aku adalah Lautan: Kumpulan Puisi Kind Shella

    Kumpulan puisi ini: Burung dan Takdir, Aku adalah Lautan, dan Nyala Cinta yang Membakarku ditulis oleh Kind Shella. Seorang mahasiswa tingkat akhir yang mengidolakan orang-orang alim. O, burung yang malangDemi apa kau mesti tersungkur dalam lumpur, dadanya yang menyala tiada lagi beraroma api, apalagi sesuatu yang abadiSayapnya, kasihan, aku melihat bagian kirinya robek seperti habis…

    Read more

  • Mencintai Kamar Mandi Tak Pernah Ada Habisnya: Kumpulan Puisi Widad Hafiyan Ustman

    Kumpulan puisi ini: Mencintai Kamar Mandi Tak Pernah Ada Habisnya, Repertoar Jelaga, dan Memberontaklah! ditulis oleh Widad Hafiyan Ustman. semasa hidup kuhabiskan di kamar mandi aku juga melebur bersama tai di mana lagi cari selamat selain di kamar mandidi mana lagi cari merdeka selain di kamar mandi kamar mandi tak pernah keringia gemar berpikirbekerja semestinyabahkan melampaui…

    Read more

  • Bukan Sebatas Sumur, Kasur, dan Dapur : Kumpulan Puisi Mirna Layli Dewi

    Kumpulan puisi ini: Aku Perempuan dan Akan Kupastikan, Perempuan Jangan Ini dan Itu, Bukan Sebatas Sumur, Kasur, dan Dapur, dan Sticky Notes Merah Muda ditulis oleh Mirna Layli Dewi. Seorang perempuan yang lahir dan dibesarkan di Aceh. Saat ini sebagai Mahasiswa Sastra Indonesia di Universitas Negeri Semarang.  Jika memang perempuan harusnya di rumah sajaDari tiap hembusan napaskuIzinkan aku…

    Read more

  • Kelas Pekerja: Kumpulan Puisi Bayu Lesmana

    Kumpulan puisi ini: Kelas pekerja, Pagi ke siang, Siang ke sore, dan Sore ke malam. Ditulis oleh Bayu Lesmana, seorang yang aktif di teater selama kuliah, aktor dan sutradara. Lulusan Pendidikan Bahasa Jerman, Universitas Negeri Yogyakarta. Detak ini berdebar, di jantung dan di megaKalut darah yang gusarmenarik seluruh perkaraentah yang silam lampau : Lagu lama Lalu…

    Read more

  • Mendengarkan Cinta Melulu di Timur Tengah: Kumpulan Puisi Bungawan

    Kumpulan puisi ini: Cintaku Tumbuh Ugal-ugalan, Judulnya kalau tugasmu sudah selesai, dan Mendengarkan Cinta Melulu di Timur Tengah ditulis oleh An-Naufal Trissetyawan (Bungawan). Seorang petani bunga matahari yang masih berkutat dengan benih-benih di kepalanya. Cintaku tumbuh ugal-ugalannamun bila sudah berhenti, dia tak mau melaju lagi Rinduku tumbuh ugal-ugalannamun bila sudah lupa, dia tak mau mengingat…

    Read more

  • Tak ada aku yang tak dupa: Kumpulan Puisi Mirna Layli Dewi

    Kumpulan puisi ini: Titik dua, tanda petik, dan kurung terbuka, Tak ada aku yang tak dupa, dan Batinku Padam Luka Menganga ditulis oleh Mirna Layli Dewi. Seorang perempuan yang lahir dan dibesarkan di Aceh. Saat ini sebagai Mahasiswa Sastra Indonesia di Universitas Negeri Semarang.  Belakangan Aku terus ditanyai soal: /1/ mana letak pusarakumana jiwa-jiwa puisiku mana ragakuMereka…

    Read more

  • Requiem Maria: Kumpulan Puisi Farid Merah

    Kumpulan puisi ini: Apa Yang Lahir Dari Seorang Perempuan Bermata Hujan, Bagian Timur Daendels Road, dan Requiem Maria. Ditulis oleh Farid Merah, gerilyawan dari Majapahit yang dikirim ke daratan kerajaan Yogyakarta. untuk ibuku, tetap tenang di sana Mengandung bayi adalah hal paling membahayakan,Dan yang paling mematikan adalah melahirkan api ke muka bumi,Setiap ibu yang punya bayi,Pasti…

    Read more

  • Perihal Tiada: Kumpulan Puisi Sunan Kanjeng Mustofo

    Kumpulan puisi ini: Membaca, Mandi Pagi, dan Perihal Tiada. Ditulis oleh Sunan Kanjeng Mustofo. Seorang pecinta sastra, mahasiswa di Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga. Dalam buku tipis dan tebalkau dilarang baweluntuk mendengarkan rewelyang akan memenuhi kepalamu 2023 pagi-pagi betulhalaman depan rumahkusudah basah diguyurdari bunga sampai rumputrumputku aku beruntung sekalitanpa berpikir sanasinibisa lekas mandi pagi tak…

    Read more

  • Misteri Pesta Akhir: Kumpulan Puisi Agung Cahyo Pangestu

    Kumpulan puisi ini: Pesta Awal, Aku Pecundang yang Menang, dan Misteri Pesta Akhir. Ditulis oleh Hilarius Agung Cahyo Pangestu, mahasiswa yang serba tanggung tapi selalu ingin mencoba berbagai panggung. Kurusetra kelahiran adalah nyataAnugerah elok dari Hyang MahaSetiap manusia yang saat ini berkelanaYakin mengalami peristiwa serupa Raut wajah bahagia dari sosok ibuTerpanjat rasa syukur ayah yang terucapKelahiran…

    Read more

  • Aku Sibuk: Kumpulan Puisi Gilbert Natanael Pardosi

    Kumpulan puisi ini: Aku Sibuk, Berpuisi Dalam Mimpi, dan Gajah Terbang. Ditulis oleh Gilbert Natanael Pardosi, mahasiswa Jurusan Musik di Institut Seni Indonesia Yogyakarta. Aku tidak punya jadwal apa-apa selain kesibukan.Keningku sibuk melipat leganya.Mataku sibuk menampung rembesanhujan yang meluber ke luar jendela.Bibirku asik komat kamit menulisbisik anak kecil di dalam sanubari. Sepertinya aku juga akan lembur.Hidungku berusaha menarik mata…

    Read more

  • Eskap: Kumpulan Puisi Robby Bouceu Garnia

    Kumpulan puisi ini: Pasko Separuh, Eskap, dan Yang Dirasakannya Tiap Tiba di Rumah. Ditulis oleh Robby Bouceu Garnia. Adalah berkah campur debuangin menyerupai                          ujung paku Di gang-gangnyapepujian mengambangkelakar mengambangbutir-butir kepala terbenam                          dalam noise akanan terbenamdalam hari-hari jauh di depan terbenamke dalam hari yang anjing tidak bisa utuh                          dalam genggaman.                     : buat semua kawan baik kami di Cibay saat sirahmu kelebihan muatanpanggil…

    Read more