Festival Musik Wild Ground Fest, Wadah Ekspresi Anak Muda Kreatif Yogyakarta

Sesi konferensi pers ‘Wild Ground Fest 2022’, Yogyakarta, Senin (31/10). (Sudut Kantin/Andi Afro)

Wild Ground Fest akan digelar Minggu, 27 November 2022 di Prambanan, Yogyakarta


Pagelaran festival musik Wild Ground Fest bakal dihelat 27 November 2022 di kawasan Prambanan, Yogyakarta.

Sebelum menuju menu utama, acara yang mendapat dukungan penuh dari jenama fesyen Starcross ini sempat 2 kali mengadakan Road To Wild Ground Fest.

Salah satunya pada bulan lalu, Minggu (9/10/2022) Road To Wild Ground Fest dibuka dengan penampilan dari band Hindia, Melancholic Bitch, Feast, Wake Up Iris! Dan Niskala.

Dalam konferensi pers yang berlangsung hari Senin (31/10/2022) di Sinergi Co Working Space, Yogyakarta.

Founder Starcross Wiempy Adhari mengatakan, pihaknya mengusung konsep festival musik dengan komposisi line up sebanyak 50 persen band dari Yogyakarta dan setengahnya lagi berasal dari band Indonesia lainnya.

“Tentu saja ditambah dengan band idola saya yaitu Neck Deep,” kata Wiempy.

Sebagai informasi, lini usaha Starcross sendiri tumbuh dan berkembang di Yogyakarta. Jenama fesyen ini selama 18 tahun berada di tengah-tengah lingkungan kreatif anak muda Yogyakarta.

Wiempy bilang, Wild Ground Fest diharapkan menjadi dapat menjadi wadah berekspresi untuk lingkungan kreatif anak muda di Yogyakarta.

Nantinya, ada beberapa band yang akan menemani Neck Deep di Wild Ground Fest.

Sebut saja band seperti Reality Club, The Adams, Rocket Rockers, dan White Shoes and The Couples Company telah dipastikan bakal turut meramaikan panggung.

Sedangkan, local heroes yang akan ikut turut memeriahkan pagelaran ini yaitu, Skandal, Mario Zwinkle, Grrrl Gang, Prontaxan, dan Shaggydog.

Lebih lanjut Wiempy menuturkan, tidak hanya festival musik saja yang akan disajikan di event Wild Ground Fest.

Namun, di dalam Wild Ground Fest akan diadakan juga Talkshow dan Podcast (Youth Field), Workshop Live Printing (Wild Youth), Live cooking, ragam kuliner (WildGarden), Skate School and Fun Games (skate), dan brand–brand lokal yang ada di Jogja.

“Mengapa event ini menggandeng banyak sekali komunitas kreatif yang ada di Jogja, salah satu alasannya karena kami (Starcross) ingin memberi warna dan mendorong pergerakan indepnden kratif di Jogja,” ujar dia.

“Jadi, tidak hanya menjual produk tetapi ikut berpartisipasi untuk komunitas lainnya,” timpal Wiempy serius.

Di sisi lain, konsep family friendly juga tetap dihadirkan, seperti di pagelaran sebelumnya.

Caranya, spot atau lokasi untuk meorokok akan ditempatkan tersendiri. Hal ini akan menjadi bentuk konsisten yang dihadirkan oleh Wild Ground Fest.

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata Kota Yogyakarta Singgih Raharjo berharap, Wild Ground Fest ini dapat menjadi contoh, festival musik juga ramah terhadap keluarga, orang disabilitas, dan lingkungan.

Adapun, target pengunjung yang diperkirakan bakal hadir berkisar 4.000 pengunjung. Hingga saat ini, tiket yang sudah terjual sendiri mencapai 3.500 lembar.

“Sungguh hal yang tidak terduga” kata Wiempy.

Berkaca dari acara sebelumnya, segala kemungkinan yang akan terjadi saat perhelatan berlangsung sudah dipikirkan cara pencegahannya.

Starcross bersama SKY organizer dan Thunder Production bakal serius memitigasi segala risiko yang dapat terjadi dalam event itu.

Di akhir acara, Weimpy berharap, acara ini dapat menjadi festival yang menginspirasi.

“Semoga acara ini dapat menjadi rumah bagi orang–orang Yogyakarta maupun luar Yogyakarta, dan dapat menjadi contoh untuk kota lainnya dalam membuat konsep festival musik yang go internasional dan semoga akan ada Wild Ground Fest #2 dan seterusnya tahun depan,” tandas dia.

Acara konferensi pers tersebut dihadiri oleh Singgih Raharjo Kepala Dinas Pariwisata kota Yogyakarta, Weimphy Adhari founder Starcross, Aan Fikriyan sebagai Koordinator Bidang Aktivasi Komite Ekonomi Kreatif Sleman dan drummer band Skandal Argha Mahendra.

 

Editor: Tim Editor Sudutkantin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Related Posts