
Gadis Kretek (2023): Mencari Jeng Yah, Menguak Masa Lalu
Bagi yang belum pernah membaca novelnya mungkin akan sedikit kebingungan saat menontonnya mengingat Gadis Kretek menggunakan alur campuran seakan-akan kita diajak Lebas untuk mencari sosok Jeng Yah yang sudah lama didambakan Soeraja tua.

Menyelami Condongcatur Melalui Pameran Seni ‘Tur Berbisik’
Belajar mengenal sejarah Condongcatur, Yogyakarta melalui praktik kolaborasi di pameran seni rupa ‘Tur Berbisik’ di Rumah DAS.

‘Terra Firma’: Praktik Mendengar Bunyi Tanah dari Lintang Radittya
Melalui karya ‘Terra Firma’, Lintang Radittya meretas indera dan visual pengunjung dengan mendengar suara tanah di Biennale Jogja 17.

IST FESTIVAL 2023: FSTVLST dan Jala Skena Rayakan Festival Jaringan Kreatif
IST FESTIVAL 2023, ungkapan terima kasih FSTVLST kepada jaringan Jala Skena yang telah memulai dan merawat cita-cita bersama.

Enam Tanda Hipersemiotika: Senjata Pengurai Pesan Tersembunyi di Media Sosial
Enam tanda hipersemiotika yang bisa dipakai untuk membaca lebih dalam pesan tersembunyi yang berkelindan di media sosial.

Yes No Klub di Pestapora 2023, Planet Lain dalam Riuhnya Festival
Tahun kedua Yes No Klub hadirkan panggung eksentrik di festival musik Pestapora 2023.

Perihal Tiada: Kumpulan Puisi Sunan Kanjeng Mustofo
Kumpulan puisi ini: Membaca, Mandi Pagi, dan Perihal Tiada. Ditulis oleh Sunan Kanjeng Mustofo. Seorang pecinta sastra, mahasiswa di Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga. Dalam buku tipis dan tebalkau dilarang baweluntuk mendengarkan rewelyang akan memenuhi kepalamu 2023 pagi-pagi betulhalaman depan rumahkusudah basah diguyurdari bunga sampai rumputrumputku aku beruntung sekalitanpa berpikir sanasinibisa lekas mandi pagi tak…

FSTVLST: Capaian Kolektif Bicarakan Krisis Iklim di Lagu ‘Rat Tua’
Lewat lagu ‘Rat Tua’, kali pertama FSTVLST terlibat dalam proyek musik yang membicarakan krisis iklim bersama Music Declares Emergency.

Melihat Skena Musik di Kota Kecil Bernama Wates
Geliat musik tumbuh karena maraknya festival dan lomba band pelajar. Lantas, bagaimanakah skena dan ekosistem musik di Wates hari ini?

Misteri Pesta Akhir: Kumpulan Puisi Agung Cahyo Pangestu
Kumpulan puisi ini: Pesta Awal, Aku Pecundang yang Menang, dan Misteri Pesta Akhir. Ditulis oleh Hilarius Agung Cahyo Pangestu, mahasiswa yang serba tanggung tapi selalu ingin mencoba berbagai panggung. Kurusetra kelahiran adalah nyataAnugerah elok dari Hyang MahaSetiap manusia yang saat ini berkelanaYakin mengalami peristiwa serupa Raut wajah bahagia dari sosok ibuTerpanjat rasa syukur ayah yang terucapKelahiran…

Belajar dari Zizaluka Project, Teater yang Absurd | Ulasan Pertunjukan ‘Rijsttafel://EXT-ACT’
Pada Parade Teater Linimasa, Zizaluka Project pentaskan karya berjudul ‘Rijsttafel://EXT-ACT’ dalam nuansa yang absurd.

Aku Sibuk: Kumpulan Puisi Gilbert Natanael Pardosi
Kumpulan puisi ini: Aku Sibuk, Berpuisi Dalam Mimpi, dan Gajah Terbang. Ditulis oleh Gilbert Natanael Pardosi, mahasiswa Jurusan Musik di Institut Seni Indonesia Yogyakarta. Aku tidak punya jadwal apa-apa selain kesibukan.Keningku sibuk melipat leganya.Mataku sibuk menampung rembesanhujan yang meluber ke luar jendela.Bibirku asik komat kamit menulisbisik anak kecil di dalam sanubari. Sepertinya aku juga akan lembur.Hidungku berusaha menarik mata…
Dukung Sudut Kantin Project tetap ada.











