
Jangan Menangis di Pusaraku; Kumpulan Puisi Zeiliana Ardifta
Kumpulan puisi ini; Satu Petak Tiga Babak, Jangan Menangis di Pusaraku, dan Angan, ditulis oleh Zeiliana Ardifta (Jeje). Suka menulis racauan isi kepala, apalagi pada jam-jam rawan. Mahasiswi fakultas hukum UNSOED dan aktif di Teater Timbang. Satu Petak Tiga Babak 14 Februari 2022 (1) Hujan mengguyur Minggu sore yang biasa-biasa saja, petir menyambar ranting daun…

Jawaban Atas Pertanyaan, Mengapa Sih Lukisan Mahal?
Buku karya Mikke Susanto ini secara mendetail cum runtut coba menjawab pertanyaan itu dengan hati-hati.

Puisi Awan: Kumpulan Puisi Antonius Wendy
Kumpulan puisi ini: Awan, Bulan, Bintang, Matahari, dan Angin, ditulis oleh Antonius Wendy. Seorang muda yang menyukai sastra dan sedang belajar Bahasa Inggris di Universitas Widya Dharma Pontianak. Awan memang seperti kenanganIsinya penuh air yang beratDan kalau sudah penuh: muram warnanyaHitam, gelap, kadang petirMenandakan kecamuk rinduHanya dengan mencurahkan isinyaAwan dan kenangan akan kembali bersihEh, besok,…

Spektrum Ritualisme Pesisir Karangbolong
Masyarakat pesisir Karangbolong meyakini adanya kepercayaan menghormati laut, menghargai yang goib, dan percaya atas kekuatan leluhur akan datang memberi restu dengan mengadakan prosesi sesaji. Belum lama, sekitar 5 bulan lalu saya kembali ke tempat ini: Goa Karangbolong, Pesisir Kota Kebumen, Jawa Tengah, tepatnya mengunjungi Mandor Unduh (pimpinan adat setempat). Alih-alih menilik ke belakang sekitar tahun…

Find the Way | Cerita Pendek Leni Honin
Tali bersimpul di sekujur tubuh Milka, kenapa? Saat ini matahari sudah mulai terbenam, langit mulai berwarna jingga kekuningan. Di dalam sebuah ruko pinggir kota, ada seorang perempuan yang duduk di atas kursi kayu. Kursi tersebut terletak di tengah ruangan yang lumayan luas. Tapi, pandangan Milka sepenuhnya gelap dan dia tidak bisa bergerak leluasa. Apa yang…

Wiwitan FSTVLST, Doa Persiapan Makarya
FSTVLST mengadakan Doa Wiwitan Makarya di Liberates Creative Colony (1/22). Acara ini merupakan doa untuk memulai langkah kembali FSTVLST dalam berkarya setelah dua tahun masa pandemi. Diawali dengan diskusi dan potong tumpeng, acara ini diakhiri dengan pertunjukan kecil FSTVLST. Tak banyak yang diundang selain keluarga, kolega, media, dan beberapa festivalist. Acara ini memang tidak dibuka…

Hanyut | Cerita Pendek Faiza Zahra
Dia menyibakkan rambut bergelombangnya yang sebahu ke belakang telinga. Kedua pasang kakinya yang telanjang, basah dan kasar terkena pasir kehitaman. Sebenarnya sekujur tubuhnya telah basah dan beraroma sedikit amis. Tanpa berkedip ia terus menatap ke bawah dan melipat kedua tangannya di depan dada. Saat itu matahari barusan menampakkan rupanya perlahan, guratan kemerahan masih segar dan…

Seperti Tidak Ada Sekat yang Menggolongkan Kita | Catatan KKM-DR UIN Malang di Desa Kintamani
Selain alamnya yang indah, Desa Kintamani memiliki keindahan lain yang mungkin tak dimiliki oleh desa lainnya. Keindahan itu adalah toleransi beragama. Pagi lahir dari rahim langit, menggantikan malam yang sebelumnya begitu menusuk lewat hawa dingin di Desa Kintamani. Tampak matahari yang meninggi menghangatkan suasana, membuat kami merasa seperti lahir kembali dari kebekuan semalam. Benar saja,…

Nyampah: Kebijaksanaan dari Tepi
Persoalan sampah tidak hanya soal timbunan sampah dan luas lahan, tetapi menyangkut kebudayaan masyarakat itu sendiri. Seorang sastrawati Nigeria, Chimamanda Ngozi Adichie, dalam sebuah forum Ted Talk berbagi mengenai bahaya cerita tunggal dalam suatu narasi. Baik narasi tunggal tentang seseorang, sekelompok orang, tempat, peristiwa, dan lain-lain. Chimamanda menyebut bahwa cerita tunggal melahirkan stereotip dan prasangka.…

Novel The Plotters: Kepiawaian Un-Su Kim dan Substansi Tersulubung yang Hadir
Buku The Plotters adalah salah satu mahakarya yang berhasil membawa Un-Su Kim menjadi penulis yang disegani di Korea. Aku Reseng, pembunuh bayaran. Hanya menghabisi orang sesuai perintah. Pilih saja caranya. Yang cepat tanpa rasa sakit? Atau perlahan, penuh siksaan? Kutipan itu akan kalian dapatkan di cover belakang buku The Plotters, karya penulis berbakat Korea, Un-Su…

Menggerutui Masa; Kumpulan Puisi Rio Aji
Kumpulan puisi ini; Puisi Pagi Seorang Tunawisma, Sabda Nelayan Konak, dan Menggerutui Masa, ditulis oleh Rio Aji. Seorang mahasiswa Fakultas Seni Rupa, Institut Seni Indonesia Yogyakarta. Aktif menulis sejak SMA. Hobi membaca serta olahraga guna mengisi waktu luangnya di dunia. Puisi Pagi Seorang Tunawisma Awan menutup setengah parasmu Awal hari yang terasa redup Panas yang enggan…
Dukung Sudut Kantin Project tetap ada.











