Memori Ellectio; Kumpulan Puisi Sixtus Mahardika

Tiga puisi pembangun memori masa itu; Simon yang Disebut Petrus: Menjala, Simon: Tentang Pengikut-Nya, dan Andreas: Tentang Pandangan Itu, ditulis Sixtus Angga Pratama Mahardika, seorang mahasiswa asal Yogyakarta yang sedang belajar ilmu bimbingan dan konseling, serta meluangkan waktu untuk terus menulis. Simon yang Disebut Petrus: Menjala Aku turun di tepian danau Galilea dan saat itulah … Read moreMemori Ellectio; Kumpulan Puisi Sixtus Mahardika

Kalimaya

“Keindahan ada pada kenangan, bukan keseragamannya.” Jalanan sepi pada sore hari ini. Padahal di tempat ini biasanya terhiasi banyak orang berjalan dengan tujuan yang berbeda-beda. Kota yang sangat terkenang karena tiap gemerlap lampu menerangi pikiran orang yang selalu ingin kembali ke tempat ini. Banyak orang tidak menyadari satu tempat yang memiliki suatu barisan yang sangat … Read moreKalimaya

Debu di Tanah Kelabu

Debu di Tanah Kelabu

“Hatiku tidak menaruh rasa apapun sebab aku telah dipenuhi oleh rasa kagum dan takjub.” Aku berjalan membawa gerobak yang harus aku isi penuh beban sampah untuk memberi nafkah mereka yang menunggu aku dengan sayang di rumah. Terik memanasi kepala. Peluh keringat turun membasahi mata dan pipi. Rasanya ingin kuminum peluh itu sebagai penawar dahaga. Akhir-akhir … Read moreDebu di Tanah Kelabu